Semangat Sam Ade, Sang Arema Sejati

Arema adalah 'nafas' yang selalu dihembuskan Sam Ade d'Kross
Arema adalah 'nafas' yang selalu dihembuskan Sam Ade d'Kross

oleh: Sudarmaji

MAS Ade bagi Arema FC dan tentu Aremania memiliki kontribusi yang besar, utamanya dalam memberikan dukungan dan loyalitasnya melalui berkesenian.

Sam Ade adalah figur bersemangat yang ingin menjelaskan kepada khalayak, bahwa Arema itu adalah kebanggaan, Arema itu adalah karakter, Arema itu adalah keasyikan yang memberi manfaat dan sugesti kepada banyak orang untuk kerja keras, bersolidaritas dan pantang putus asa.

Semuanya diwujudkan dalam dendang lagu yang diciptakan dan dinyanyikan lewat d’Kross. Beberapa kesempatan tampil di Stadion Kanjuruhan, juga di Gajayana, serta di berbagai panggung Arema dan Aremania, terakhir di saat pandemi, di ultah Arema ke-33, masih mendedikasikan suara, tenaga dan pikirannya menggelar konser virtual demi memberikan semangat, dedikasi, bahwa lagunya mampu menggugah pemirsa dan pendengarnya seperti memberi pengumuman Arema masih ada, d’Kross masih berbuat untuk Arek Malang.

Arema bagi seorang Ade adalah pikiran, perbuatan, gerak dan ucapan. Mbois Arema, mbois Arema, begitu sering beliau berucap. Tidak cukup satu sampai puluhan halaman untuk menuliskan sepak terjang d’Kross dalam memberi semangat kepada Singo Edan, belum lagi kegiatan sosial yang dikemas selalu menitipkan branding Arema, tujuannya jelas tegas, dalam Arema itu ada respect, ada humanisme, ada ‘common proud’, semuanya dikerjakan oleh Sam Ade bersama d’Krossernya.

Kini perjalanan Sam Ade sedang menghadapi ujian ‘duniawi’, jika di pejabat eselon ujian yang dihadapi adalah transparansi dan akuntabilitas, kini yang dihadapi Sam Ade adalah kesabaran dan ketulusan.

Orang bijak banyak menyampaikan “Satu kesalahan, menghapus beribu kebaikan”, boleh orang membenci Sam Ade, karena memang kodratnya manusia dihadapkan pada pilihan, seperti Tuhan menciptakan keindahan sebuah perbedaan, ada malam dan siang, ada hitam dan putih, ada rindu ada benci, ada baik ada buruk.

Namun semuanya, meski disikapi dengan bijaksana, tulus, tenang dan terpenting adalah istikomah. Jika memang satu kesalahan itu akan mampu merubah nasih seseorang, dan Tuhan memiliki rencana terbaik di kemudian hari, maka bersyukurlah Tuhan mengingatkan lebih awal, daripada tidak ada waktu untuk menebus kesalahan.

Rekan wartawan peliput Arema FC menyebutnya “Sungguh kita ini hanya berbeda dalam memilih dosa saja”,. Yakinlah Sam Ade, bahwa ujian yang kini umak hadapi, adalah rentetan bersih diri yang diprogramkan Tuhan, yakin umak mampu menghadapi, yakin kelak Tuhan akan menaikkan ‘eselon’ derajat keistikomahan Sam Ade.

Dari Sam Ade, kita mesti belajar agar tidak menghakimi, tidak mengkafiri Satu Kesalahan menghapus seribu kebaikan. Kebaikanmu menjadi semnagatmu sam, dimanapun dan kemanapun kami yakin umak pegang teguh prinsip Salam Satu Jiwa.

Menjadikan kesalahan bukan menjadi obralan kebanggaan, namun menjadikan kekhilafan sebagai alat deteksi dini agar kelak tidak lagi mengulangi. Semangat sam.. Salam Satu Jiwa, Arema.

Sudarmaji, Media Officer Arema FC. (red)

Baca Juga: