Salut, Wakil Malang ini Fasilitasi 4.000 Vaksin untuk Masyarakat

Peserta vaksinasi yang difasilitasi anggota DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo,MM tertib menunggu giliran. (ist)
Peserta vaksinasi yang difasilitasi anggota DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo,MM tertib menunggu giliran. (ist)

MALANG — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir Andreas Eddy Susetyo, MM menyerukan kepada warga Malang Raya untuk ikut mensukseskan program sehari sejuta vaksinasi Covid-19 sebagaimana dicanangkan Presiden Jokowi, mulai 1 Juli lalu.

“Saya mengajak masyarakat untuk proaktif dengan mencari informasi tempat layanan vaksin melalui media-media sosial atau website resmi Kemenkes, karena akan selalu ada update informasi tentang layanan vaksin di seluruh Indonesia,” papar Andreas dalam rangka acara vaksin Covid-19 yang dilaksanakan di halaman Gereja Katolik Ratu Rosari Ksatrian Kota Malang, Kamis (19/8/21).

Vaksinasi bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dinkes Jatim dan Dinkes Kota Malang dan dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Mardi Waloeja Rampal (RSIA Mawar) Kota Malang ini difasilitasi Andreas yang merupakan arek asli Malang.

Dalam kegiatan vaksin tahap pertama kali ini menyasar sebanyak 4.000 warga di Kota Malang. Dijelaskan Andreas, target sehari sejuta vaksin adalah agar segera terbentuk herd immunity.

“Herd immunity adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Malang Raya ini.

Ir Andreas Eddy Susetyo, MM. (ist)
Ir Andreas Eddy Susetyo, MM. (ist)

Namun diingatkan juga, vaksin saja tidak cukup untuk menekan pandemi Covid-19 ini. Masyarakat tetap harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Jangan pernah lengah, selalu patuhi 6M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga pola makan sehat serta istirahat cukup,” tegasnya.

Andreas juga mengingatkan agar belajar dari banyak negara di luar yang awalnya merasa sudah aman dari Covid-19 tetapi karena tidak disiplin dalam Prokes akhirnya terjadi pandemi lagi.

“Kolaborasi kebijakan pemerintah melalui gerakan vaksinasi nasional dan kedisiplinan masyarakat dalam Prokes adalah satu upaya agar negara kita segera terbebas dari pendemi ini,” tukas dia.

Dengan kata lain, sambungnya, melalui gerakan vaksin yang masif dan kedisiplinan tinggi masyarakat dalam Prokes, pandemi diharapkan akan berangsur turun sehingga akan berdampak pada pulihnya kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

“Pandemi ini telah berlansung sekitar satu setengah tahun, ekonomi kita mengalami tekanan luar biasa. Sektor-sektor ekonomi yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat banyak yang kolaps. Semoga dengan upaya bersama, kita bisa segera pulih dan menjalani kehidupan yang normal,” katanya.

Kegiatan ini diawali doa dipimpin Uskup Malang Mgr.Henricus Pidyarto Gunawan O Carm yang mengharapkan masyarakat terus melakukan prokes ketat dan mematuhi 6M.

Wakil Walikota Malang, Ir H Sofyan Edi Jarwoko juga berkesempatan meninjau dan berdiakog dengan para penerima vaksin yang tertib mengikuti kegiatan ini. (red)