PMI Kabupaten Malang Sebut Ada 2000 Bangunan Rusak Akibat Gempa

Beberapa rumah roboh akibat gempa yang mengguncang Malang.

MALANG – Sejumlah jajaran penanggulangan bencana hingga saat terus bergerak mengevakuasi korban terdampak gempa bumi yang terjadi Sabtu (10/4/2021) lalu.

PMI Kabupaten Malang, salah satu instansi yang juga terjun dalam pengevakuasian itu saat ini mendata jumlah kerusakan akibat bencana tersebut mencapai 2 ribu lebih. Tepatnya 2310 kerusakan.

Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilianto mengatakan dari 2310 kerusakan itu, 2197 kerusakan diantaranya adalah rumah warga. Sedangkan 113 diantaranya adalah fasilitas umum.

“Sebanyak 1155 mengalami kerusakan ringan, 604 kerusakan sedang, dan 551 kerusakan berat,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021).

Sementara jumlah korban meninggal menurut April ada 3 orang. Sedangkan warga yang mengalami luka-luka sebanyak 13 orang.

“Untuk warga yang mengalami luka-luka saat ini sudah dalam penanganan medis,” jelas April.

Data tersebut hingga saat ini masih terus diupdate oleh relawan PMI Kabupaten Malang, sembari melakukan evakuasi warga terdampak.

“Jumlah relawan yang terjun ke lapangan jumlahnya sebanyak 286 orang. Mereka tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Malang,” katanya.

Hanya saja, lanjut April, mayoritas relawan PMI Kabupaten Malang tersebut diterjunkan di kawasan Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Sebab Pemerintah Kabupaten Malang telah menugaskan PMI Kabupaten Malang untuk fokus menangani di wilayah Majang Tengah. Sedangkan BPBD Kabupaten Malang fokus di kawasan Ampelgading.

“Jadi sifatnya bagi tugas. Di Majang Tengah kami telah menyiapkan 1605 dapur umum, sekaligus memberikan bantuan terpal sebanyak 44 terpal untuk tempat pengungsian sementara warga yang terdampak,” pungkasnya. (red)

Baca Juga: