Korem 083 Target Sehari 99 Warga Isoman Pindah Isoter

Korem 083 Target Sehari 99 Warga Isoman Pindah Isoter
Korem 083 Target Sehari 99 Warga Isoman Pindah Isoter

MALANG – Paska PPKM Level 4 tanggal 9 Agustus sampai 16 Agustus 2021, Malang Raya masih termasuk daerah yang mendapatkan perhatian khusus.

Karena masih tingginya jumlah kasus terkonfirmasi, positivity rate. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi, maka masyarakat yang terpapar covid-19 harus melakukan isolasi terpusat (isoter), ketimbang isolasi mandiri (isoman).

Isoter ini bertujuan untuk menekan tingkat kematian akibat covid-19.

Danrem 083/Bdj Kol Inf Irwan Subekti, menindaklanjuti perintah Menko Marves Luhut Pandjaitan, langsung memerintahkan satuan jajarannya yang berada di Malang Raya untuk segera melakukan langkah-langkah aktif.

TNI di wilayah Malang harus memindahkan pasien yang melaksanakan isoman untuk segera pindah ke isoter sesuai target Menko Marves.

Dengan pemindahan pasien yang isoman ke isoter, harapan penurunan risiko penularan dan penyebaran covid-19 di lingkungan bisa terjadi. Isoter juga sekaligus mengurangi risiko kematian.

Danrem lewat Kapenrem 083/Bdj Mayor Inf Prasetya HK membenarkan dalam keterangan tertulisnya.

“Peran TNI-Polri, pemerintah daerah (pemda), Toga dan Tomas serta seluruh komponen masyarakat malang Raya dalam pemindahan pasien isoman ke isoter sangat penting. Khususnya pada tahap sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (16/8).

Dengan sosialisasi, masyarakat akan memahami akan pentingnya isoter bagi warga yang terconfirm positif covid 19.

Di sisi lain Korem akan terus mendorong pelaksanaan 3T. Yakni testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan) secara sinergi antara Babinsa, Babinkamtibmas dan tenaga kesehatan.

“Isoter itu sangat kita perlukan untuk memutus penyebaran covid-19. Sekaligus mempercepat penyembuhan pasien,” katanya.

Fasilitas isolasi terpusat sendiri sudah lengkap dengan adanya dokter, perawat, oksigen, obat-obatan, dan konsumsi pasien yang tersedia secara gratis.

Di tempat isoter, kondisi pasien akan termonitor kesehatannya 24 jam oleh tenaga kesehatan.

“Kemudian, yang terpenting dengan melaksanakan Isoter, orang tua, saudara-saudara, anak-anak kita akan terhindar dari penularan covid 19,” ringkasnya.

Oleh karena itu dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut masuk isoter. Karena semuanya itu untuk kebaikan dan kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Sebagai informasi, untuk wilayah Malang Raya sendiri, pemerintah daerah sudah menyiapkan 49 tempat Isoter.

Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu dan Kodim 0833 Kota malang sudah mulai beraksi dengan memindahkan beberapa pasien isoman ke isoter.

Korem menargetkan 54 warga per hari untuk Kabupaten Malang dan 45 orang per hari untuk Kota Malang.

Sehingga dalam 2 minggu ke depan tidak ada lagi masyarakat yang terkonfirm melaksanakan isoman. Semuanya harus isoter.

“Kami mohon kerjasama dari seluruh komponen masyarakat Malang Raya karena hal ini kita lakukan semata mata untuk menekan penyebaran pandemi covid-19 agar tidak semakin meluas,” kata Danrem.