Komitmen Optimalkan Pelayanan Prima, Bapenda Kota Malang Launching e-SPPT PBB

Walikota Malang dan Ketua Tim Penggerak PKK mencoba pembayaran pajak daerah melalui toko retail modern. (Humas Pemkot Malang)
Walikota Malang dan Ketua Tim Penggerak PKK mencoba pembayaran pajak daerah melalui toko retail modern. (Humas Pemkot Malang)

MALANG – Pemkot Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melaunching aplikasi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) elektronik alias e-SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sekaligus Gebyar Panutan Pajak Daerah tahun 2021 di Halaman Balaikota Malang, Rabu (7/4/21).

Peluncuran e-SPPT PBB ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Malang untuk mengoptimalkan pencapaian pajak secara sitematis, terpadu dan berkesinambungan.

Hal ini guna menopang pencapaian seluruh program pembangunan di Kota Malang, sekaligus sebagai upaya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Malang.

Launching e-SPPT PBB Kota Malang 2021. (Humas Pemkot Malang)
Launching e-SPPT PBB Kota Malang 2021. (Humas Pemkot Malang)

“Maka mejadi komitmen kami, dengan berbagai cara untuk memudahkan pelayanan prima. Serta nantinya terus menerus akan kita lakukan perbaikan sistem pelayanan sehingga semua kepentingan dan layanan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik,” tegas Walikota Malang, Drs H Sutiaji.

Pihaknya juga menyadari bahwa pajak yang dihasilkan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanat dari masyarakat. Untuk itu, Sutiaji berharap agar jajarannya terus berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut

“Ini kami lakukan bersama-sama. Ketika semua transparan, pendapatan kita kuatkan, maka Insyaallah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kuat. Di saat trust alias kepercayaan masyarakat kuat, legitimasi dari sebuah kebijakan juga kuat. Perlahan tapi pasti, masyarakat akan semakin percaya bahwa kebijakan di Malang adalah kebijakan untuk kebaikan bersama,” beber orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.

Gebyar Panutan Pajak Daerah digelar di Balaikota Malang, Rabu (7-4-21). (Humas Pemkot Malang)
Gebyar Panutan Pajak Daerah digelar di Balaikota Malang, Rabu (7-4-21). (Humas Pemkot Malang)

Sutiaji menambahkan, adanya e-SPPT PBB akan memudahkan wajib pajak mengecek pajaknya dari manapun dan kapanpun, dengan cukup ‘berselancar’ di dunia maya.

“Ketika mau cek tinggal kunjungi website http://pajak.malangkota.go.id/sppt/. Jadi mencetak dari rumah masing-masing pun sudah bisa,” jelas sang pemilik kursi N1.

Bahkan kini, warga Kota Malang bisa melakukan pembayaran pajak daerah melalui marketplace dan toko retail modern.

“Tadi saya sudah coba langsung. Mulai dari memasukan Nomor Objek Pajak (NOP) lalu cetak SPPT. Kemudian langsung bayar ke situ (toko retail modern,red), sangat mudah,” tuturnya usai melakukan pembayaran pajak didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Hj Widayati Sutiaji S.Sos, MM.

Kepala Bapenda Kota Malang, Dr Handi Priyanto AP, M.Si. (Humas Pemkot Malang)
Kepala Bapenda Kota Malang, Dr Handi Priyanto AP, M.Si. (Humas Pemkot Malang)

Hal itu diamini Kepala Bapenda Kota Malang, Dr Handi Priyanto AP, M.Si. Menurutnya, berbagai kendala dalam membayar pajak bisa teratasi dengan adanya hadirnya inovasi baru ini.

“Kadang kan sering terjadi, SPPT PBB hilang atau lupa menaruh. Padahal warga sedang mau bayar pajak. Karena sekarang sudah ada aplikasi e-SPPT ini, bisa ngeprint sendiri asal sesuai NOP nya,” paparnya.

Harapannya, kemudahan dalam membayar pajak akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor PBB dan juga pajak daerah lainnya. Tentunya ini sebagai wujud pelayanan prima.

“Tujuannya untuk mempermudah masyarakat dan meningkatkan PAD, sehingga bisa tercapai targetnya. Memang saat ini baru PBB, namun ke depan akan kami kembangkan ke berbagai jenis pajak daerah lainnya,” tandas Handi. (adv/red)

Baca Juga: