Guru Sekolah Negeri Duluan Divaksin, Guru Swasta di Malang Menyusul

Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo.
Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo.

MALANG- Selain kepada tenaga kesehatan (nakes), tahapan vaksinasi covid-19 juga sudah mulai diperuntukkan sejumlah kalangan, terutama pelayan publik seperti tenaga pengajar.

Hanya saja, para guru di sekolah swasta harus lebih bersabar menunggu pelaksanaan vaksinasi. Pasalnya, pemberian vaksin akan lebih dulu diperuntukkan kepada guru di sekolah negeri.

“Untuk guru yang bertugas di sekolah negeri jumlahnya sekitar 14-15 ribu orang. Tahapan vaksinasi sudah mulai Senin kemarin,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Selasa (2/3/21).

“Data guru sekolah swasta sudah kami kantongi, tapi soal kapan pelaksanaan vaksinasi belum tau,” lanjut mantan Direktur RSUD Lawang itu.

Untuk informasi, selain guru, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini sasarannya adalah jajaran TNI dan Polri.

“Jumlah vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 4.060 vial. Jumlah itu bisa disuntikkan bagi 20.300 orang,” beber Arbani.

Dari jumlah tersebut, rencananya dialokasikan kepada anggota TNI sebanyak 1.227 personil, kemudian 1.226 anggota Polri, serta masih ada 3.000 nakes yang belum mendapat jatah vaksinasi pada tahap pertama. Mereka ini masuk daftar penerima vaksin tahap kedua. (red)

Baca Juga: